Kedermawanan Abu Bakar As Siddiq

Siapa yang tidak mengenal dengan salah satu sahabat yang sudah di jamin masuk surga  oleh Allah Swt. Sahabat yang terkenal dengan keshalehannya, kealimannya, kesederhanaannya, dan kedermawanannya, dialah Abu Bakar As Siddiq.

Nama lengkap Abu Bakar adalah Abdullah bin Utsman bin Air bi Amru bi Ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib bin Quraisy. Ia adalah ayah dari istri Rasulullah Saw. yaitu Aisyah. Muhammad memberinya gelar Ash-Siddiq artinya berkata yang benar. Abu Bakar adalah salah satu sahabat yang selalu setia mendampingi Rasulullah Saw. berjuang untuk Islam. Bahkan ia adalah sahabat yang mendampingi Rasulullah Saw. hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Begitu banyak hal yang bisa kita teladani dari sikap Abu Bakar As Siddiq, salah satunya ia sangat terkenal dengan kedermawanannya. Bahkan seorang Umar bin Khattab pun bisa cemburu kepada Abu Bakar.

Ada satu kisah yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Tirmidzi, dan diceritakan langsung oleh Umar bin Khattab. Suatu hari umat Islam akan menghadapi Romawi dalam perang Tabuk, perang ini adalah perang yang membutuhkan banyak dana. Kemudian Rasulullah mengumumkan kepada para sahabat untuk menyedekahkan  hartanya di jalan Allah.

Maka, berbondong-bondong para sahabat menghadap Rasulullah dan membawa harta mereka. Tak terkecuali Umar bin Khattab yang berpikir bahwa kali ini ia akan bisa mengalahkan Abu Bakar. Karena selama ini ia merasa terkalahkan oleh Abu Bakar dalam hal sedekah.

Kemudian Rasulullah bertanya kepada Umar, ”Wahai Umar apakah yang engkau sisakan untuk keluargamu?”. Umar menjawab, “aku telah menyisihkan sebanyak yang aku berikan kepadaMu wahai Rasulullah.” Ternyata Umar menyerahkan sebagian hartanya untuk berjuang di jalan Allah.

Lalu, Abu Bakar datang dan menghampiri Rasulullah dengan membawa begitu banyak harta. Kemudian Rasulullah bertanya kepada Abu Bakar, “Wahai Abu Bakar begitu banyak harta yang engkau bawa, apakah yang engkau sisakan untuk keluargamu?”. Abu Bakar menjawab, “untuk keluarga saya cukuplah Allah dan RasulNya ya Rasulullah.” Mendengar hal tersebut Umar begitu kaget, dan ia berkata “demi Allah bahwa sampai kapanpun ia tidak akan bisa mengalahkan Abu Bakar As Siddiq.”

Lihatlah, bagaimana seorang kekasih Rasulullah yaitu Abu Bakar As Siddiq yang rela melepaskan seluruh hartanya untuk memperjuangkan Islam. Cinta Abu Bakar kepada Islam begitu besar, segalanya ia akan berikan untuk Islam.

Abu Bakar menjadi penopang Rasulullah dalam berdakwah terutama di bidang ekonomi. Aisyah pernah meriwayatkan bahwa Abu Bakar telah menginfaqkan sebanyak 40.000 dirham untuk Rasulullah. Bahkan ketika Rasul wafat ia tidak menyisakan satu dinar pun kepada keluarganya.

Keteladanan Abu Bakar ini harus menjadi motivasi untuk kita semua. Semangat dan totalitasnya dalam berinfaq di jalan Allah patut diacungi jempol. Kita pun harus meneladaninya, kita harus yakin bahwa setiap harta yang dikeluarkan untuk berjihad di jalan Allah akan dilipatgandakan oleh Allah Swt.